
Di dalam tubuh bayi, anak perempuan dan perempuan dewasa sudah disediakan uterus (rahim) tempat menyimpan dan menumbuhkan janin atau bayi. Tentu waktu masih kecil, maka uterus ini belum dipakai. Karena produksi hormon perempuan (estrogen dan progesteron) maka anak perempuan akan menjadi perempuan dewasa.
Salah satu perubahan yang tampak dari luar adalah berkembangnya kedua payudara di dada perempuan. Ada pertumbuhan rambut di beberapa bagian tubuh, utamanya di kedua ketiak dan di sekitar vagina.
Perubahan yang tidak kelihatan adalah dilepaskannya sel telur dari ovarium (indung telur). Kalau bulan ini dari sisi kanan, maka bulan berikutnya dari sisi kiri. Sel telur ini kemudian dihisap ke dalam lorong panjang yang namanya tuba falopii. Di dalam lorong ini - pada perempuan yang sudah menikah - sel telur akan bertemu dengan sel spermatozoa dari suaminya. Pertemuan ini dinamakan pembuahan. Hasil pembuahan akan ditanamkan di permukaan subur dari uterus, seperti benih atau biji buah yang ditanam di tanah yang subur.
Kalau tidak terjadi pembuahan, maka sel telur akan keluar tubuh melalui vagina. Keluarnya tidak akan dapat dirasakan, tetapi diikuti oleh menstruasi yang bisa dirasakan.
Menstruasi itu adalah keluarnya darah dari uterus melalui vagina. "Tanah yang subur" akan dilepaskan dari tempat melekatnya di dalam uterus untuk diganti yang baru.
Keluarnya darah ini akan berhenti sendiri setalah kurang lebih lima hari. Hal ini akan berulang kembali pada bulan berikutnya. Ini adalah sesuatu yang wajar yang terjadi pada perempuan yang dewasa. Mulainya menstruasi menandai dimulainya kemampuan perempuan untuk hamil dan punya anak.
Bila keluarnya darah menstruasi lebih lama dari tujuh hari, mungkin perlu diperiksakan ke dokter. Keluarnya darah menstruasi kadang-kadang disertai perasaan letih, lelah, nyeri ringan di bagian perut bawah. Selama ini tidak menghalangi perempuan untuk melakukan aktifitasnya sehari-hari berarti masih wajar. Menstruasi adalah keistimewaan perempuan yang sudah dipilih oleh TUHAN untuk melahirkan keturunan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar